Jenis Makanan Anti Peradangan yang Patut Dicoba

Jenis Makanan Anti Peradangan – Jenis makanan anti peradangan berikut ini mungkin bisa kamu pilih untuk meredakan peradangan. Peradangan merupakan reaksi sistem imun terhadap iritasi, cedera, maupun infeksi. Jadi sebenarnya, peradangan adalah respon normal dari tubuh, serta bagian alami dari proses penyembuhan.

Normalnya, proses peradangan berlangsung dalam hitungan jam atau hari saja. Akan tetapi, pada kasus tertentu, bisa juga menjadi kronis dan menyebabkan efek negatif pada kesehatan.

Akibatnya, peradangan memakan waktu yang lama. Tanda kamu mengalami peradangan kronis adalah timbul rasa nyeri, kelemahanan otot, resistensi insulin, hingga ruam pada kulit.

Untuk itu, kamu bisa mengonsumsi makanan bergizi agar peradangan bisa segera berlalu.

Jenis Makanan Anti Peradangan

1. Brokoli

Brokoli kaya akan fitokimia yang dinamakan glucosinolates. Fitokimia ini antioksidan kuat yang baik untuk tubuh lo.

Selain fitokimia, brokoli mengandung sumber vitamin A dan C, potasium, serta kalsium. Mengonsumsi sayuran termasuk brokoli bisa menurunkan risiko jenis kanker tertentu. Mengonsumsi brokoli juga tidak ribet. Kamu bisa memakan brokoli dalam kondisi mentah atau mencampurnya bersama sayuran lain.

2. Wortel

Sudah lama wortel dikenal manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Beta karoten yang terkandung di dalamnya dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Tidak heran jika sayuran ini mengandung antioksidan membuatnya masuk ke dalam golongan makanan dengan antioksidan yang tinggi. Wortel juga tinggi. Wortel juga kaya zeaxanthin dan lutein. Keduanya berhubungan dengan vitamin A.

Dengan mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, kerusakan sel akibat peradangan dapat dicegah.

3. Jenis Makanan Anti Peradangan; Kacang-kacangan kering

Kacang-kacangan kering seperti kacang navy, kacang merah, pinto bean, serta kacang hitam, adalah makanan sumber protein nabati yang bermanfaat untuk kesehatan. Kacang memiliki banyak mineral, vitamin B kompleks dan vitamin K yang sangat baik sebagai antiinflamasi.

4. Minyak zaitun

Minyak zaitun ini mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal. Jenis lemak ini baik untuk pembuluh darah. Nutrisi dalam minyak zaitun, dapat mengurangi peradangan, mencegah kolesterol tinggi, dan membantu menurunkan risiko kanker. Agar mendapat manfaat maksimal dari minyak zaitun, lebih baik mencampurkanya sebaga dressing ketimbang memasaknya.

5. Janis Makanan Anti Peradangan; Salmon

Jenis makanan anti peradangan berikutnya adalah salmon. Ikan ini mengandung sejumlah besar asam lemak omega-3 dan dipercaya lebih baik ketimbang makanan laut lainnya.

Berdasarkan penelitian, kandungan nutrisi pada ikan salmon tidak cuma bisa mendukung kesehatan organ jantung, menjaga kadar kolesterol tetap stabil, tapi juga mengurangi inflamasi pada tubuh.

Kalau ingin mendapat manfaat maksimalnya, setidaknya kamu harus mengonsumsi ikan berlemak dua kali seminggu. Nah, salmon ini salah satu contohnya.

Makanan yang Merangsang Persalinan, Cocok untuk Ibu Hamil Tua

Menu Sehat untuk Ibu Hamil, Gampang dan Enak

6. Bayam

Bayam adalah salah satu jenis sayuran yang dikenal memiliki kandungan antiinflamasi. Di dalam bayam mengandung lutein yang berhubungan dengan vitamin A dan betakaroten, vitamin K, folat serta zat besi. Semua kandungan nutrisi ini sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya inflamasi kronis pada tubuh. Kalori bayam juga rendah, sehingga cocok buat kamu yang sedang menjalankan diet penurunan berat badan.

Berdasarkan penelitian, mengonsumsi sayuran berdaun hijau seperti bayam, dapat membantu penurunan risiko degenerasi makula. Penyakit mata ini disebabkan oleh hilangnya kemampuan pengelihatan, dan banyak diderita oleh orang lanjut usia.

7. Ubi jalar

Ubi jalar mengandung banyak vitamin dan mineral. Seperti kebanyakan sayuran berwaran oranye lainnya, ubi jalar kaya vitamin A dan betakaroten, yang merupakan antioksidan kuat. Zat ini sangat diperlukan untuk melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas, serta membantu mencegah terjadinya inflamasi akut.

Ubi jalar ini juga tinggi akan kandungan serat serta rendah kalori. Kamu yang sedang diet tidak perlu khawatir mengonsumsinya. Mau dipanggang atau dikukus sama enaknya.

8. Daun Swiss Chard

Daun swiss chard merupakan salah satu jenis sayuran hijau dengan daun berwarna-warni. Sayuran ini kaya akan vitamin A, K, mineral dan termasuk dalam makanan rendah kalori. Jadi, aman untuk diet.

Berdasarkan penelitian, daun swiss chard mempunyai flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan dan membantu kamu mengurangi inflamasi dalam tubuh. Jadi tak ada salahnya, menambahkan daun swiss chard ini ke dalam daftar makanan sehat sehari-hari.

Itu dia 8 daftar jenis makanan anti peradangan yang bisa kamu konsumsi. Makanan-makanan di atas memang menyehatkan bagi tubuh dan bermanfaat untuk mengelola berat badan yang sehat karena umumnya rendah kalori. Akan tetapi, pastikan juga kamu mengolahnya dengan cara yang benar agar nutrisinya tidak hilang.

Simpulan

Ada beberapa jenis makanan anti peradangan yang baik untuk tubuh. Beberapa makanan tersebut adalah brokoli, wortel, minyak zaitun, kacang-kacangan kering, ubi jalar, bayam, ikan salmon, dan daun swiss chard. Kamu yang sedang mengalami sakit dapat mengonsumsinya. Akan tetapi, pastikan cara mengolahnya sudah benar ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *